KPLI Jogja

Syndicate content
Blog for JogXers
Updated: 1 hour 20 min ago

kustomisasi konfigurasi IDS (snort)

Wed, 2010-01-13 18:12

tulisan ini diangkat dari pengalaman setelah memasang ids pada suatu mesin debian versi etch menggunakan snort dan engine ke tampilan berbasis web menggunakan base, pada suatu area dmz yang super sibuk.

meski cukup telat, tentu lebih baik dibanding tidak sama sekali. penggunaan sistem IDS menjadi sesuatu yang cukup perlu dipertimbangkan untuk diinstal pada suatu jaringan komputer yang sibuk. apalagi untuk mesin-mesin yang berinteraksi 24/7 kepada customer, sehingga monitoring paket dan berbagai tindakan lain yang mengarah terhadap pengamanan menjadi bagian yang seharusnya tidak terpisahkan.

untuk tulisan ini, hanya menggunakan 1 sensor, dengan posisi berada pada area dmz, yang memonitor pergerakan antara lan ke dmz (internet). pada area tersebut juga terdapat suatu proxy menggunakan berbasis windows, sehingga inilah juga yang membuka tabir dari konfigurasi yang tidak optimal setelah melakukan instalasi dan implementasi secara standar dari suatu snort. secara kebetulan, anomali yang dimunculkan tersebut dideteksi pada malam hari setelah ids terpasang, dan menjadi catatan yang sangat banyak di dalam log, yang secara simultan dari satu titik ke titik yang lain. setelah berkoordinasi dengan admin network, berdasarkan skema yang ada akhirnya dapat diketahui dari mana asal dan ke arah mana tujuan data yang tertangkap oleh sensor.

log dalam snort mencatat pergerakan yang sangat kencang, ups… i`m getting a bunch… sehingga akhirnya dipastikan dari berbagai sumber resmi bahwa log2 tersebut memang akan diciptakan secara otomatis (terutama pada penggunaan konfigurasi standar setelah instalasi) tersebut, dan dimungkinkan untuk admin dapat mematikan alert jikalau memang dianggap bahwa alert tersebut tidak mencerminkan suatu kondisi yang berbahaya. salah satunya adalah alert mengenai Bare Byte Encoding. dari hasil browsing (http://lists.virus.org/focus-ids-0406/msg00038.html) diperoleh keterangan berikut:

Bare byte encoding is an IIS trick that uses non-ASCII chars as valid values in decoding UTF-8 values. This is NOT in the HTTP standard, as all non-ASCII values have to be encoded with a %. Bare byte encoding allows the user to emulate an IIS server and interpret non-standard encodings correctly.

dari log juga memang tidak 100% mempunyai pola yang sama, tetapi secara garis besar dari 6 klasifikasi yang ada, diperoleh hasil berikut (tercatat dalam 5 hari pengaktifan sensor ids):

[snort] (http_inspect) DOUBLE DECODING ATTACK unclassified 2316(4%)

[snort] (http_inspect) BARE BYTE UNICODE ENCODING unclassified 5486(9%)

[snort] (http_inspect) OVERSIZE REQUEST-URI DIRECTORY unclassified 18023(30%)

[snort] WEB-MISC http directory traversal attempted-recon 23992(40%)

[snort] WEB-MISC Invalid HTTP Version String non-standard-protocol 6299(10%)

[snort] WEB-MISC Invalid HTTP Version String unclassified 2219(4%)

————-

total: 58335 (97%)

pastikan anda melihat total dari log yang mencapai lebih dari 58 ribu catatan atau mencakup 97% dari log ids secara keseluruhan. sungguh mencengangkan, apalagi beberapa mesin pada dmz tersebut adalah “favorit” untuk diakses, baik dari internal maupun eksternal. akhirnya penulis berusaha melakukan optimalisasi pada konfigurasi snort yang ada, tentu saja dengan resiko bahwa dengan melakukan perubahan-perubahan di bawah ini membuat paket data yang sebenarnya masuk dalam kategori “dicurigai” akan tidak tercatat. tentu semua ada baik dan buruknya, disesuaikan dengan kebutuhan.

aktifitas yang kemudian dilakukan adalah mengecek keberadaan berkas konfigurasi dari snort yang berada secara standar pada lokasi /etc/snort/. berkas konfigurasi utama dari snort tersebut adalah snort.conf. selanjutnya dengan menggunakan editor favorit, lakukan pengecekan isi dari berkas tersebut dan pastikan di baris paling bawah terdapat tulisan sebagai berikut: include threshold.conf. artinya ids tersebut juga mengenal berkas threshold.conf sehingga apabila dilakukan perubahan konfigurasi maka dapat dikenal oleh ids.

langkah selanjutnya adalah melakukan pengecekan nomor dari tabel ID yang berisi prepocessor alerts yang berada pada lokasi yang sama dengan snort.conf yaitu /etc/snort/. Nama berkas yang mengandung informasi lengkap tersebut bernama gen-msg.map. ketika dibuka menggunakan editor, akan terlihat tampilan seperti berikut:

# $Id: gen-msg.map,v 1.16.2.3 2005/04/22 19:03:55 jhewlett Exp $

# GENERATORS -> msg map

# Format: generatorid || signatureid || MSG

1 || 1 || snort general alert

2 || 1 || tag: Tagged Packet

100 || 1 || spp_portscan: Portscan Detected

100 || 2 || spp_portscan: Portscan Status

……………………………………………….

……………………………………………….

potongan dari isi berkas gen-msg.map di atas dapat dilihat bahwa di bagian sebelah kiri, terdapat 2 kolom yang menunjukkan id dari suatu prepocessor alerts. untuk cara membacanya adalah dimulai dari sebelah kiri, yaitu generatorid || signatureid || message. sebagai contoh, untuk genid=100 dan sigid=1, message yang akan ditampilkan adalah spp_portscan: Portscan Detected.

untuk langkah selanjutnya, maka anda harus mencari message yang sesuai dengan yang akan dinonaktifkan alertnya. misalkan dari 6 contoh alert di atas yang akan dimatikan, terdapat 3 informasi yang diperoleh dari berkas gen-msg.map adalah sebagai berikut:

119 || 2 || http_inspect: DOUBLE DECODING ATTACK

119 || 4 || http_inspect: BARE BYTE UNICODE ENCODING

119 || 11 || http_inspect: DIRECTORY TRAVERSAL

langkah selanjutnya adalah melakukan penambahan rule pada berkas threshold.conf yang bertujuan untuk menonaktifkan alert 3 http_inspect yang terdapat pada contoh tersebut. rule-rule tersebut adalah:

suppress gen_id 119, sig_id 2, track by_src, ip 192.168.x.x #disable http_inspect: DOUBLE DECODING ATTACK alerts

suppress gen_id 119, sig_id 4, track by_src, ip 192.168.x.x #disable http_inspect: Bare Byte Unicode Encoding

suppress gen_id 119, sig_id 11, track by_src, ip 192.168.x.x #disable http_inspect: Directory Traversal

maksud dari rule di atas adalah menonaktifkan alerts secara spesifik, yang berasal dari sumber dengan nomor IP 192.168.x.x. sebagai catatan, sistem yang menggunakan alamat IP 192.168.x.x tersebut adalah mesin proxy.

kemudian untuk mengenal alert dengan signature awal WEB-MISC, anda dapat membaca berkas pada lokasi /etc/snort/ yang bernama sid-msg.map. dari hasil pencarian dari isi di dalamnya, diperoleh keterangan dari 3 alerts tersebut sebagai :

1112 || WEB-MISC http directory traversal || arachnids,298

1113 || WEB-MISC http directory traversal || arachnids,297

2570 || WEB-MISC Invalid HTTP Version String || bugtraq,9809 || nessus,11593

kemudian tambahkan 3 baris berikut pada berkas threshold.conf untuk menonaktifkan secara spesifik alerts tersebut dari log:

suppress gen_id 1, sig_id 1112, track by_src, ip 192.168.x.x #disable WEB-MISC http directory traversal

suppress gen_id 1, sig_id 1113, track by_src, ip 192.168.x.x #disable WEB-MISC http directory traversal

suppress gen_id 1, sig_id 2570, track by_src, ip 192.168.x.x #disable WEB-MISC Invalid HTTP Version String

(catatan: pada alerts yang berasal dari berkas sid-msg.map, tidak memiki data gen_id sendiri, tetapi termasuk pada general alert -> lihat berkas gen-msg.map, dimana semua generap alerts memiliki identitas “gen_id 1″)

setelah selesai, segera simpan perubahan tersebut. selanjutnya adalah melakukan pengetesan konfigurasi dari berkas snort.conf apakah mengandung kesalahan atau tidak. perintah yang digunakan adalah sebagai berikut: snort -c /etc/snort/snort.conf. jika muncul gambar babi di bagian bawah dari layar setelah mengeksekusi perintah sebelumnya, seperti yang terlihat di bawah ini:

–== Initialization Complete ==–
,,_ -*> Snort! <*-
o" )~ Version 2.3.3 (Build 14)
'''' By Martin Roesch & The Snort Team: http://www.snort.org/team.html
(C) Copyright 1998-2004 Sourcefire Inc., et al.

menandakan bahwa konfigurasi dari snort dapat berjalan dengan baik. untuk keluar kembali ke console, dapat dengan menekan CTRL+J.

kemudian dari console, jalankan perintah untuk melakukan restart layanan server dari snort, dengan menggunakan perintah: /etc/init.d/snort restart

hasil visualisasi dari log ids, seperti yang telah disebutkan di bagian awal tulisan ini, dapat terbaca menggunakan aplikasi berbasis PHP yaitu BASE. selamat mencoba…

bukit.sariwangi, 140110, 00:14

Categories: KPLI

solusi error pada mysql server (OS Debian)

Thu, 2010-01-07 09:40

bermula dari rusaknya harddisk berusia lebih dari 6 tahun itu di komputer server. akhirnya berakhir sudah riwayatnya menemani dwa. yang menjadi masalah adalah disana sistem utama, dan juga data, meski telah disiapkan backup di harddisk dan sistem ke-dua, tetap saja semua harus diperhatikan ulang konfigurasinya.

salah satu yang “menyangkut” dengan sempurna adalah MySQL server. setelah migrasi antar harddisk dan setelah melakukan perubahan konfigurasi untuk menuju ke direktori penyimpan data yang terkustomisasi sebelumnya. ketika akan direstart servicenya, muncul pesan error sebagai berikut:

* Stopping MySQL database server mysqld [fail]
* Starting MySQL database server mysqld [ OK ]
/usr/bin/mysqladmin: connect to server at ‘localhost’ failed
error: ‘Access denied for user ‘debian-sys-maint’@'localhost’ (using password: YES)’

pesan error tersebut muncul dari sistem karena akses user bernama ‘debian-sys-main’ pada mesin ‘localhost’ yang otomatis tercipta dalam suatu aktifitas penginstalan aplikasi mysql-server pada mesin Debian tidak memiliki hak akses terhadap server database, sebab password yang diberikan oleh root pada waktu penggunaan perintah mysqladmin -u root password “passwordmysql” tidak otomatis dikenali oleh user tersebut.

pengguna selanjutnya dapat mengecek berkas konfigurasi berikut: /etc/mysql/debian.cnf yang isinya kurang lebih sebagai berikut:

# Automatically generated for Debian scripts. DO NOT TOUCH!
[client]
host = localhost
user = debian-sys-maint
password = n4aSHUP04s1J32X5
socket = /var/run/mysqld/mysqld.sock
[mysql_upgrade]
user = debian-sys-maint
password = n4aSHUP04s1J32X5
socket = /var/run/mysqld/mysqld.sock
basedir = /usr

lihat pada bagian baris password yang dibold (n4aSHUP04s1J32X5), itu adalah hasil enkripsi yang dilakukan sistem terhadap password yang dimiliki oleh administrator/root dari server basisdata yang dibuat. informasi mengenai password tersebut yang selanjutnya digunakan atau disalin untuk melakukan konfigurasi di dalam konsol mysql, dengan sebelumnya pengguna harus login terlebih dahulu ke dalam server MySQL melalui perintah: mysql -u root -p. kemudian masukkan password yang sesuai.

setelah berhasil login ke dalam MySQL dan kursor berada di dalam konsol MySQL, maka selanjutnya lakukan perintah berikut:

mysql> GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO ‘debian-sys-maint’@'localhost’ IDENTIFIED BY ‘n4aSHUP04s1J32X5′;

perintah di atas bermaksud memberikan semua hak akses pada komputer/server yang aktif pada user bernama debian-sys-maint yang diidentifikasikan dengan password n4aSHUP04s1J32X5.

jika tidak ada kesalahan dalam pengetikan, sistem tidak akan memunculkan pesan apapun ke pengguna. keluar dari konsol MySQL dengan mengetikkan perintah quit.

kemudian coba melakukan restart service dari MySQL dengan menjalankan perintah berikut: /etc/init.d/mysql restart

* Stopping MySQL database server mysqld [ OK ]
* Starting MySQL database server mysqld [ OK ]
* Checking for corrupt, not cleanly closed and upgrade needing tables.

jika pengguna melihat hasil keluaran seperti di atas, maka solusi tersebut adalah tepat untuk mengatasi masalah di atas. selamat mencoba…

dwa@gwm lt.8, 070110, 16:30

Categories: KPLI

modem Hp smart c700 heier tetap bermasalah di ubuntu 8.10

Fri, 2010-01-01 19:34

Hai, aku punya problem nyambungin modem Hp smart c700 heier di ubuntu 8.10.  tolong kepada teman-teman untuk memberi tahu caranya, dibawah ini tahap-tahap yang aku kerjakan mungkin salah tolong dikoreksi yah

laptop:~# lsusb
Bus 007 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 003 Device 002: ID 04f2:b026 Chicony Electronics Co., Ltd
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 006 Device 002: ID 05c6:9004 Qualcomm, Inc.
Bus 006 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub

laptop:~# sudo modprobe usbserial vendor=0×05c6 product=0×9004

Hasil dmsg

[  340.238654] usbserial: `0×05c6′ invalid for parameter `vendor’
[  367.979577] usbserial: `0×05c6′ invalid for parameter `vendor’
[  508.803650] usbserial: `0×05c6′ invalid for parameter `vendor’
[  663.602429] usbcore: registered new interface driver usbserial
[  663.603721] usbserial: USB Serial support registered for generic
[  663.604816] usbserial_generic 5-1:1.0: generic converter detected
[  663.605879] usb 5-1: generic converter now attached to ttyUSB0
[  663.606745] usbserial_generic 5-1:1.1: generic converter detected
[  663.607708] usb 5-1: generic converter now attached to ttyUSB1
[  663.608727] usbcore: registered new interface driver usbserial_generic
[  663.608734] usbserial: USB Serial Driver core
[  878.088095] usb 5-1: USB disconnect, address 2
[  878.091235] generic ttyUSB0: generic converter now disconnected from ttyUSB0
[  878.092593] usbserial_generic 5-1:1.0: device disconnected
[  878.094060] generic ttyUSB1: generic converter now disconnected from ttyUSB1
[  878.095089] usbserial_generic 5-1:1.1: device disconnected
[  891.872147] usb 6-1: new full speed USB device using uhci_hcd and address 2
[  892.054498] usb 6-1: configuration #1 chosen from 1 choice
[  892.061638] usbserial_generic 6-1:1.0: generic converter detected
[  892.062096] usb 6-1: generic converter now attached to ttyUSB0
[  892.077042] usbserial_generic 6-1:1.1: generic converter detected
[  892.077540] usb 6-1: generic converter now attached to ttyUSB1

Hasil wvdial-error

-laptop:~# wvdial smart
–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: atze0Q0v1
–> Sending: ATQ0
–> Re-Sending: atze0Q0v1
–> Modem not responding.

Categories: KPLI

Compiz di Intel Atom, ubuntu 8.04.

Wed, 2009-12-30 05:04

Bismillah,

Kan lagi nyoba HW baru, sebuah mainboard on board Processor Intel Desktop Boards D945GCLF. Mainboard ini sangat mungil dengan data teknis sebagai berikut :
1. Processor Intel Atom onboard with passive cooler.
2. PS/2 mouse port.
3. PS/2 keyboard port.
4. Serial port.
5. Parallel port.
6. LAN Port.
7. VGA Port.
8. 4 USB Port.
9. Sound Port.
10. Front Panel Audio port.
11. 2 front panel USB port
12. S/PDIF port.
13. 1 PCI slot. (Ingat Slot ini hanya 1 buah saja).
14. 1 DDR2 slot.
15. 1 IDE port.
16. 2 SATA port.
17. 4 pin power.
18. 24 pin main power.

Kelengkapan :
1. 1 CD driver.
2. 1 IDE Cable.
3. 1 SATA Cable.
4. Back panel plate.
5. 1 Intel Atom inside sticker.
6. Port Configuration sticker.

Harga di tempat saya : Rp 850.000,-

Kebetulan ada HDD lama yg sudah berisi sistem Ubuntu 8.04, trus saya pasang dengan RAM 1 Gb V-Gen. Langsung jalankan. Sistem Ubuntu di HDD dapat dibaca dengan baik walaupun tanpa diinstall.

  • Trus saya configurasi networknya supaya bisa connect ke internet.
    Trus saya update repository Ubuntu 8.04.
    Trus buka Synaptic Package Manager.
    Trus search : compizconfig-setting-manager, lalu install.
    Trus Buka : System> Preferences> Advanced Desktop Effect Settings.
    Trus aktifkan : Wobbly Windows, Rotate Cube, dan Water Effect.

Saatnya mencoba water effect.
Inisiate dengan menekan combinasi Control+Super.
Mainkan effect rain tekan : Shift + F9.

Its work, tanpa masalah. Bravo Ubuntu 8.04.

Selamat mencoba dan salam Linux

aspansyahbudin
YM : trhkuberau

Categories: KPLI

Yang Lokal, Saatnya Bersinar

Sat, 2009-12-19 10:11

Jika kita berbicara soal aplikasi web, yang langsung terngiang di kepala kita kemungkinan besar adalah Facebook, Twitter dan mungkin Koprol. Kalau bicara forum, barulah kita ingat Kaskus dan mungkin milis jogja-linux. Kalau bicara distro, salah satu yang diingat mungkin Blankon dan Kuliax di antara sekian banyak distro mainstream. Tanpa kita sadari ternyata ada beberapa karya lokal yang cukup hebat. Namanya walau tidak sebesar Facebook, Redhat, dll tetap bisa kita sebut dengan bangga. Tapi terkadang kita lupa untuk berbangga dan mengganggap ini sebagai hal biasa. Akibatnya kita sering lupa bahwa ada banyak kesempatan dan potensi yang kita miliki untuk berkembang dan tumbuh mandiri.

Tidak Cukupkah Layanan Luar Negeri?

Ini bukan soal nasionalisme. Hal itu kita bicarakan nanti jika perut kita sudah kenyang. Ini soal mencukupi kebutuhan. Layanan luar negeri walau hebat terkadang tidak bisa memenuhi kebutuhan lokal. Beberapa kebutuhan umum semacam surel (surat elektronik) memang tidak akan bervariasi detilnya. Namun untuk hal lain seperti distro, blog, microblog, akan punya nilai lebih jika mengintegrasikan nilai-nilai lokal. Menurut Anda kenapa Detik bisa sukses? Karena detik punya konten lokal yang relatif tidak dimiliki pihak lain.

Google Maps di luar negeri sudah sangat maju dengan Streetview dan detil lokasi, sementara itu di sini kita baru-baru saja bisa mengakses peta Jakarta dan beberapa kota besar sampai tingkatan jalan. Menunggu layanan luar negeri untuk memenuhi kebutuhan kita bisa jadi sangat lama. Kapan kita bisa maju jika strateginya seperti ini?

Memangnya Layanan Lokal Punya Masalah?

Coba saja mulai satu layanan maka Anda akan tahu apa saja masalahnya. Setidaknya ada tiga masalah utama yaitu kesempatan mendapatkan perhatian, pembiayaan/modal, dan infrastruktur (bandwidth, sistem pembayaran elektronik, dukungan perundangan, dll). Tiga penyakit ini biasanya membuat layanan yang kita buat hanya mampu hidup tiga bulan.

Punya distro keren, tapi tidak ada yang tahu dan tidak ada yang memakai. Tentu saja developer jadi agak malas mengembangkan dan distro juga tidak akan banyak berkembang karena tidak banyak masukan.

Punya software billing keren? Karena dibuat dengan model open source tanpa embel-embel komersial sama sekali akhirnya proyek terhenti karena developer harus bekerja fulltime untuk membiaya hidupnya. Ingat bisnis dan komersialisasi itu bukan hal tabu dalam dunia FOSS.

Bagaimana Kita Bisa Membantu?

Dalam lingkungan Open Source, karena adanya keterbukaan sumber, kita biasa membantu dengan koding, testing, dokumentasi dan lain-lain. Dalam lingkungan pengembangan layanan yang lebih umum, di mana sumber kode belum dibuka, kita bisa membantu dengan jalan turut meramaikan layanan. Menjadi pengguna, menyumbangkan ide, melaporkan bug dan lain-lain.

Untuk sampai pada cita-cita mulia mencerdaskan kehidupan bangsa, mengangkat derajat ekonomi dan lain lain, mau tidak mau kita harus melalui proses penciptaan produk yang baik (bermanfaat). Salah satu kekuatan besar, tersimpan dalam bentuk komunitas. Jika kita bisa membentuk komunitas semacam ini niscaya produk-produk lokal yang kita ciptakan, terutama produk opensource bisa punya peranan nyata dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

Di Mana Kita Bisa Memulai?

Bentuk dukungan bisa bermacam-macam. Mungkin dimulai dengan mendukung produk yang diciptakan teman-teman dekat kita. Jika Anda bingung di mana harus memulai, atau Anda menginginkan kemudahan dalam proses mendukung produk-produk lokal ini, maka Anda bisa bergabung ke Launchpad milik NavinoT. Berbeda dengan Launchpad milik Canonical, Launchpad milik NavinoT adalah sebuah wadah untuk meluncurkan produk. Dalam wadah ini NavinoT menghimpun individu-individu yang ingin memberikan dukungan pada produk lokal. Semakin banyak dukungan yang dikumpulkan berarti semakin banyak pula pengguna awal yang bsia didapatkan sebuah produk. Saat produk diluncurkan, semua pendukung ini akan diberitahu lewat mekanisme surat elektronik (e-mail)

Anda siap bersinar?

Categories: KPLI

world Linux

Wed, 2009-12-16 14:11

pingin belajar Linux…….!!!!

aYo tmn2 kunjungi situsnYa linuk ….

dijamin aman virus dan Asik krn dilengkapi dengan effect yg tdk ada pada windows.

Categories: KPLI

Hai……

Fri, 2009-12-11 09:36

Hai seLamaT daTang Di SItusNya LinuxNya RIzwan OrLando siTohang yang SangaT sedErhaNa ini…

dSni saYa seBaGai penGGuna Linuk Yg masih Baru Aj…:

saYa saaT ini MengguNakan Linuk Ubuntu 9.04 deNGan aplIKasi Gnome EduBuntu Yg EffecTnya mengguNakan Gnome KubUntU dMna saaT ini LInuk meruPakan SisteM operasI yg Tingkt KeaManaNnya palinG aman Krn LinUk berSifat OPen sOurce DaN fOOs(Free opEn source SoftWare)dMN qta Bisa menGGunakan YG asLI TanPa haRUs memBajaKnya sperti PenGGuna Windows saaT ini DiKaReNaKan Windows BerBasis Bayar sedaNGkan Linuk Pd UmuMNya Berbasis Free waLaUpun ada Diantara Bayar juga Tapi Itu Hanya aplikasI aj Dan Rata2 sMuanYa free…..

seLamaT mencoBa JIka anDa tdk PercYa dgn LInuk…

Bs Hbungi ForuM Linux. indonesia…

(linux.org atau Jogja.linux.or.id)

Categories: KPLI

bantuan

Tue, 2009-12-08 06:53

mas bagaimana caranya setingg telkom flas dengan modem su-8100u pada ubuntu 9.10

Categories: KPLI

bantuan

Tue, 2009-12-08 06:49

temen2 bagamana cara setingnya pakai modem telkom flas tipe su-8100u pada linux ubuntu!!tolong bantuaannya !!

Categories: KPLI

Karmic release Party Ubuntu 9.10

Thu, 2009-10-29 12:46

KRPJogja

- Karmic Release Party Jogja I

Waktu

- Sabtu, 14 November 2009 jam 08.00 WIB

Tempat

– Ruang Teatrikal Fakultas Sains & Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Menu Acara Karmic Release Party (KRP) (terbuka untuk umum)

– Talkshow “OpenSource untuk Kemandirian Bangsa”
– Review Ubuntu Karmic Koala
– Implementasi Ubuntu dengan Repository

Nara Sumber

– Antonius Fran Setiawan – Chief Editor Skripta Media Creative
– Hendra Indriyanto – Divisi ICT NGO Combine Resource Institution
– Ubuntu Jogja
– KSL Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Moderator

– Dedy Hariyadi – Magister Teknologi Informasi UGM

Sasaran

– Usaha Kecil Menengah (UKM)
– Kelompok Study Linux Se-Jogja
– Sekolah Menengah Atas Se-Jogja
– Lembaga / Instansi yang telah menggunakan FOSS
– Umum

Investasi

– Investasi Rp. 5.000,- untuk 50 pendaftar pertama
– Investasi Rp. 10.000,-

Bonus :

– Sertifikat
– CD Linux 9.10
– Sticker
– Makan Siang
– Doorprize :
o SilverBiz Hosting dari Indobizweb
o Buku dari Andi Publisher
o Doorprize menarik lainnya

Tempat Pendaftaran

– Pendaftaran secara Online klik “http://wiki.ubuntu-id.org/KRPJogja”
– Pembayaran dapat dilakukan di (mulai tanggal 1 November 2009):
o Dedy Hariyadi, Lab. M22 MTI UGM Yogyakarta
o Lab. Terpadu Sains & Teknologi Lt. 4 Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta / Stand Pendaftaran KRP

Panitia

– Ubuntu Jogja
– KSL UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Sponsor

– Indobizweb, host your web personally
– Magister Teknologi Informasi UGM
– Andi Publisher
– Smile Group
– Ivaa Digital Information Center
– Combine Resource Institution
– LPK E-Fac

Categories: KPLI

Salam

Thu, 2009-10-15 04:30

Mohon bimbingannya ya… cos q masih pemula soal linuxx…

Categories: KPLI

DEBIAN

Mon, 2009-10-05 03:11

Newbie,

Dear linuxer, saya pengen tau cara milih jenis debian untuk sebuah PC, baik i386, AMD64,Intel x86, dst…

Karna saya baru saja merakit sebuah PC dan saya tidak tau bagaimana cara menentukan Debian untuk type komputer saya. Mohon informasinya.

Sebelumnya saya ucapkan Terimakasih…

Categories: KPLI